Merindukanmu bagaikan menyulam
benang yang kutarik dari hati pada dinding otakku
Renda mawar
Membayangkanmu pada setiap sudut kalbu
sepeti aku menanam pohon yang jadi bunga
Keindahan bayangmu
Mencintaimu pada partikel segenap jiwa dan ragaku
seperti candu yang makin pekat pada kemolaran cinta
Karena Alloh
September 26th 2003
WARDAH
Kau
Seperti aku
telah penuhi bukuku dengan namamu
Sementara engkau
bagaikan virus yang mengarus
pada lajur - lajur hatiku yang kudus
September 23rd 2003
ADA BUNGA
Siapakah dibalik kain hitam
yang menyimpan puisi pada sebuah hati
bersholawat melukis keindahan
cinta ilahi robby
siapakah mendendangkan nada daud
sampai pada upuk laut
meyelimuti kabut
pada hatiku yang mulai lapuk
siapakah yang memandang sejernih embun pagi
ketika mentari mulai menabur cahaya pada sejadah bumi
yang membuatku makin merugi
jika dia lekas melangkah pergi
diakah pujaan hati
yang menantiku nanti
?
Di Balik Cadar
Kau setubuhi syair – syair kerinduanku pada dawai gitar yang menepis sukma batinkuLantunan Daud di setiap nada sholawatmumenggetarkan ikatan tasbih jiwaku
Kau tenun pagi pada sinar indah matamu
lalu asaku membaur di jernih embun ilalang
yang bunganya mulai bermekaran
semuanya telah aku kirimkan padamu
September 2003

